Cara Membuat Struktur Dasar HTML

 Cara Membuat Struktur Dasar HTML


Struktur Dasar HTML

Setiap halaman HTML setidaknya memiliki struktur dasar yang terdiri dari : Tag DTD atau DOCTYPE, tag html, tag head, dan tag body. Inilah yang merupakan struktur paling dasar dari HTML, walaupun HTML tidak hanya berisi struktur tersebut.
Agar lebih mudah memahaminya, silahkan buka text editor (Notepad++), lalu ketikkan kode berikut ini:
Contoh struktur dasar HTML:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
<!DOCTYPE html>
  <html>
  <head>
    <title>Title dari Websiteku</title>
  </head>
<body>
   <p>Selamat Pagi Dunia, Hello World!</p>
</body>
</html>
Save sebagai halaman.html dan jalankan file dengan cara double klik file tersebut, atau klik kanan –> Open With –> Firefox. Kita akan membahas tag-tag yang ditulis tersebut pada tutorial kali ini.
Mengenal Struktur Dasar HTML

Pengertian DTD atau DOCTYPE

Tag paling awal dari contoh HTML diatas adalah DTD atau DOCTYPE. DTD adalah singkatan dari Document Type Declaration. Yang berfungsi untuk memberi tahu kepada web browser bahwa dokumen yang akan diproses adalah HTML.
DTD memiliki banyak versi tergantung kepada versi HTML yang digunakan. Pada contoh diatas, saya menggunakan DTD versi HTML 5. Sebelum HTML 5, DTD terdiri dari text panjang yang hampir mustahil dihafal. Contohnya, DTD untuk xHTML 1.0 adalah:
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd">
Jika kita tidak menuliskan DTD, browser akan tetap menampilkan dan memproses halaman web kita seperti tidak terjadi apa-apa. Namun browser sebenarnya menjalankan halaman HTML tersebut pada mode khusus yang disebut quirk mode.
Pada quirk mode, web browser menerjemahkan halaman web (terutama kode CSS) sedikit berbeda dari seharusnya. Ini karena web browser menganggap bahwa ketika DTD tidak ditemuka, halaman tersebut kemungkinan besar merupakan halaman web usang. Agar halaman ‘usang’ ini tetap tampil baik, web browser perlu menggunakan aturan-aturan yang berbeda, yakni: quirk mode.
Cara untuk mengetahui apakah web browser berjalan pada quirk mode atau standard mode lebih mudah jika menggunakan web browser Mozilla Firefox. Pada Firefox, klik kanan pada halaman web, lalu pilih Page Info. Pada bagian Render Mode akan terlihat apakah quirk mode, atau standard mode.
Perbedaan quirk mode dan standard mode HTML
Penjelasan lebih jauh tentang doctype atau DTD akan kita bahas dalam tutorial HTML5: Pengertian dan cara penulisan doctype pada HTML5.

Tag <html>

Setelah DTD, tag berikutnya adalah tag <html>.
Ini adalah tag pembuka dari keseluruhan halaman web. Semua kode HTML harus berada di dalam tag ini. Tag html dimulai dengan <html> dan diakhiri dengan </html>

Tag <head>

Elemen pada tag <head> umumnya akan berisi berbagai definisi halaman, seperti kode CSS, JavaScript, dan kode-kode lainnya yang tidak tampil di browser.
Tag <title> dalam contoh kita sebelumnya digunakan untuk menampilkan title dari sebuah halaman web. Title ini biasanya ditampilkan pada bagian paling atas web browser. Contohnya pada tampilan halaman.html, ‘Title dari Websiteku’ akan ditampilkan pada tab browser.

Tag <body>

Tag <body> akan berisi semua elemen yang akan tampil dalam halaman web, seperti paragraf, tabel, link, gambar, dll. Tag body ini ditutup dengan </body>. Sebagian besar waktu kita dalam merancang web akan dihabiskan di dalam tag <body> ini.
Perhatikan bahwa setiap tag akan diakhiri dengan penutup tag. Termasuk <html> yang merupakan tag paling awal dari sebuah halaman web.

Stuktur HTML yang kita bahas disini adalah struktur yang sangat sederhana. Sebuah halaman web bisa memiliki ratusan bahkan ribuan baris, yang ditulis dengan berbagai tag HTML. Tag pertama yang akan kita bahas dalam tutorial berikutnya adalah tag <p> yang digunakan untuk membuat paragraf di dalam HTML.
Pada tutorial belajar HTML dasar sebelumnya kita telah mempelajari Pengertian Tag, Elemen, dan Atribut pada HTML. Dalam tutorial kali ini saya akan membahas tentang cara membuat struktur dasar halaman HTML.

Struktur Dasar HTML

Setiap halaman HTML setidaknya memiliki struktur dasar yang terdiri dari : Tag DTD atau DOCTYPE, tag html, tag head, dan tag body. Inilah yang merupakan struktur paling dasar dari HTML, walaupun HTML tidak hanya berisi struktur tersebut.
Agar lebih mudah memahaminya, silahkan buka text editor (Notepad++), lalu ketikkan kode berikut ini:
Contoh struktur dasar HTML:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
<!DOCTYPE html>
  <html>
  <head>
    <title>Title dari Websiteku</title>
  </head>
<body>
   <p>Selamat Pagi Dunia, Hello World!</p>
</body>
</html>
Save sebagai halaman.html dan jalankan file dengan cara double klik file tersebut, atau klik kanan –> Open With –> Firefox. Kita akan membahas tag-tag yang ditulis tersebut pada tutorial kali ini.
Mengenal Struktur Dasar HTML

Pengertian DTD atau DOCTYPE

Tag paling awal dari contoh HTML diatas adalah DTD atau DOCTYPE. DTD adalah singkatan dari Document Type Declaration. Yang berfungsi untuk memberi tahu kepada web browser bahwa dokumen yang akan diproses adalah HTML.
DTD memiliki banyak versi tergantung kepada versi HTML yang digunakan. Pada contoh diatas, saya menggunakan DTD versi HTML 5. Sebelum HTML 5, DTD terdiri dari text panjang yang hampir mustahil dihafal. Contohnya, DTD untuk xHTML 1.0 adalah:
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd">
Jika kita tidak menuliskan DTD, browser akan tetap menampilkan dan memproses halaman web kita seperti tidak terjadi apa-apa. Namun browser sebenarnya menjalankan halaman HTML tersebut pada mode khusus yang disebut quirk mode.
Pada quirk mode, web browser menerjemahkan halaman web (terutama kode CSS) sedikit berbeda dari seharusnya. Ini karena web browser menganggap bahwa ketika DTD tidak ditemuka, halaman tersebut kemungkinan besar merupakan halaman web usang. Agar halaman ‘usang’ ini tetap tampil baik, web browser perlu menggunakan aturan-aturan yang berbeda, yakni: quirk mode.
Cara untuk mengetahui apakah web browser berjalan pada quirk mode atau standard mode lebih mudah jika menggunakan web browser Mozilla Firefox. Pada Firefox, klik kanan pada halaman web, lalu pilih Page Info. Pada bagian Render Mode akan terlihat apakah quirk mode, atau standard mode.
Perbedaan quirk mode dan standard mode HTML
Penjelasan lebih jauh tentang doctype atau DTD akan kita bahas dalam tutorial HTML5: Pengertian dan cara penulisan doctype pada HTML5.

Tag <html>

Setelah DTD, tag berikutnya adalah tag <html>.
Ini adalah tag pembuka dari keseluruhan halaman web. Semua kode HTML harus berada di dalam tag ini. Tag html dimulai dengan <html> dan diakhiri dengan </html>

Tag <head>

Elemen pada tag <head> umumnya akan berisi berbagai definisi halaman, seperti kode CSS, JavaScript, dan kode-kode lainnya yang tidak tampil di browser.
Tag <title> dalam contoh kita sebelumnya digunakan untuk menampilkan title dari sebuah halaman web. Title ini biasanya ditampilkan pada bagian paling atas web browser. Contohnya pada tampilan halaman.html, ‘Title dari Websiteku’ akan ditampilkan pada tab browser.

Tag <body>

Tag <body> akan berisi semua elemen yang akan tampil dalam halaman web, seperti paragraf, tabel, link, gambar, dll. Tag body ini ditutup dengan </body>. Sebagian besar waktu kita dalam merancang web akan dihabiskan di dalam tag <body> ini.
Perhatikan bahwa setiap tag akan diakhiri dengan penutup tag. Termasuk <html> yang merupakan tag paling awal dari sebuah halaman web.

Stuktur HTML yang kita bahas disini adalah struktur yang sangat sederhana. Sebuah halaman web bisa memiliki ratusan bahkan ribuan baris, yang ditulis dengan berbagai tag HTML. Tag pertama yang akan kita bahas dalam tutorial berikutnya adalah tag <p> yang digunakan untuk membuat paragraf di dalam HTML.

0 komentar:

Pengertian Tag, Elemen, dan Atribut pada HTML

 Pengertian Tag, Elemen, dan Atribut pada HTML

Setelah berhasil menjalankan file HTML pada web browser, dalam lanjutan tutorial belajar HTML dasar kali ini kita akan membahas apa yang dimaksud dengan Tag, Elemen, dan Attribut pada HTML. Ketiganya merupakan dasar dari HTML, dan dasar dari seluruh halaman web yang ada di Internet.

Pengertian Tag dalam HTML

Sebagai sebuah bahasa markup, HTML membutuhkan cara untuk memberitahu web browser untuk apa fungsi sebuah text. Apakah text itu ditulis sebagai sebuah paragraf, list, atau sebagai link? Dalam HTML, tanda ini dikenal dengan istilah tag.
Hampir semua tag di dalam HTML ditulis secara berpasangan, yakni tag pembuka dan tag penutup, dimana objek yang dikenai perintah tag berada di antara tag pembuka dan tag penutup ini. Objek disini dapat berupa text, gambar, maupun video. Penulisan tag berada di antara dua kurung siku: “<” dan “>”.
Berikut adalah format dasar penulisan tag HTML:
<tag_pembuka>objek yang dikenai perintah tag</tag_penutup>
Sebagai contoh, perhatikan kode HTML berikut :
<p> Ini adalah sebuah paragraf </p>
  • <p> adalah tag pembuka, dalam contoh ini p adalah tag untuk paragraf.
  • </p> adalah tag penutup paragraf. Perbedaannya dengan tag pembuka terletak dari tanda forward slash (/)
Jika lupa memberikan penutup tag, umumnya browser akan “memaafkan” kesalahan ini dan tetap menampilkan hasilnya seolah-olah kita menuliskan tag penutup. Walaupun ini sepertinya memudahkan, tidak jarang malah bikin bingung.
Sebagai contoha lain, jika ingin membuat suatu text dalam sebuah paragraf yang di tulis tebal atau miring, di dalam HTML dapat ditulis sebagai berikut:
1
2
<p>Ini adalah sebuah paragraf. <i>Hanya kumpulan beberapa kalimat</i>.
Paragraf ini terdiri dari <b>3 kalimat</b></p>.
Hasil dari kode HTML diatas, diterjemahkan oleh browser menjadi:
“Ini adalah sebuah paragraf. Tidak lain dari kumpulan beberapa kalimat. Paragraf ini terdiri dari 3 kalimat.”
Tag <i> pada kode HTML diatas memberikan perintah kepada browser untuk menampilkan text secara garis miring (i, singkatan dari italic), dan tag <b> untuk menebalkan tulisan (b, singkatan dari bold).
Terdapat pengecualian beberapa tag yang tidak berpasangan, seperti <br> untuk break (pindah baris) atau <hr> untuk horizontal line (garis horizontal). Tag ini dikenal juga dengan sebutan self closing tag atau void tag, untuk penulisannya bisa ditulis dengan <br>,  maupun <br />.
HTML tidak case-sensitif, dalam artian penulisan <p> dianggap sama dengan <P>. Pada awal kemunculan HTML, programmer web umumnya menggunakan huruf besar untuk seluruh tag agar membedakan dengan text yang berupa isi dari web. Namun varian HTML, xHTML mewajibkan huruf kecil untuk semua tag. Dalam HTML5, aturan ini kembali tidak diharuskan. Akan tetapi kebiasaan web programmer saat ini adalah menggunakan huruf kecil untuk seluruh tag.

Pengertian Element dalam HTML

Element adalah isi dari tag yang berada diantara tag pembuka dan tag penutup, termasuk tag itu sendiri dan atribut yang dimikinya (jika ada). Sebagai contoh perhatikan kode HTML berikut:
1
<p> Ini adalah sebuah paragraf </p>
Pada contoh diatas, “<p>Ini adalah sebuah paragraf</p>” merupakan element p.
Element tidak hanya berisi text, namun juga bisa tag lain.
Contoh:
1
<p> Ini adalah sebuah <em>paragraf</em> </p>
Dari contoh diatas,<p> Ini adalah sebuah <em>paragraf</em> </p> merupakan elemen p. Dalam pembahasan atau tutorial tentang HTML, tidak jarang istilah “tag” dan “element” saling dipertukarkan.

Pengertian Atribut dalam HTML

Atribut adalah informasi tambahan yang diberikan kepada tag. Informasi ini bisa berupa instruksi untuk warna dari text, besar huruf dari text, dll. Setiap atribut memiliki pasangan nama dan nilai (value), dan ditulis dengan name=”value”. Value diapit tanda kutip, boleh menggunakan tanda kutip satu (‘) atau dua (“).
Contoh kode HTML:
1
<a href="http://www.duniailkom.com">ini adalah sebuah link</a>
Pada kode HTML diatas, href=”http://www.duniailkom.com” adalah atribut. href merupakan nama dari atribut, dan http://www.duniailkom.com adalah value atau nilai dari atribut tersebut.
Tidak semua tag membutuhkan atribut, tapi anda akan sering melihat sebuah tag dengan atribut, terutama atribut id dan class yang sering digunakan untuk manipulasi halaman web menggunakan CSS maupun JavaScript.
HTML memiliki banyak atribut yang beberapa diantaranya hanya cocok untuk tag tertentu saja. Sebagai contoh, atribut “href” diatas hanya digunakan untuk tag <a> saja (dan beberapa tag lain). Penjelasan tentang tujuan dan pengertian dari atribut seperti href ini akan kita bahas pada tutorial-tutorial selanjutnya.
Pada tutorial kali ini, kita telah mempelajari salah satu aspek terpenting di dalam HTML, yakni Pengertian Tag, Elemen, dan Atribut pada HTML. Dalam tutorial HTML dasar selanjutnya, kita akan mempelajari tentang Struktur Dasar Halaman HTML.

0 komentar:

Cara Menjalankan File HTML

 Cara Menjalankan File HTML

Setelah Web Browser selesai diinstal, dan Text Editor sudah tersedia, kali ini kita akan membahas tentang cara menjalankan file HTML dari web browser.

Untuk memudahkan dalam mengakses file, sebaiknya buat sebuah folder “BelajarHTML” di Drive D. Folder ini akan kita jadikan tempat seluruh halaman HTML yang akan dibuat.
Selanjutnya, buka aplikasi Notepad++ , atau aplikasi text editor lainnya, lalu ketik text berikut ini:
1
Selamat Pagi Dunia, Hello World!
Save teks diatas sebagai hello.html pada folder BelajarHTML. Setelah itu jalankan file hello.html kita dengan cara double klik file tersebut, atau klik kanan –> Open With –> Firefox (jika anda menggunakan web browser firefox)

Menjalankan File HTML
Selamat! file HTML kita sudah dapat berjalan, walaupun sebenarnya belum ada satupun kode HTML didalamnya.
Dari percobaan ini kita dapat melihat bahwa setiap halaman HTML harus diakhiri dengan extensi .html. Anda mungkin juga akan menemukan beberapa halaman juga memiliki ekstensi .htm, eksetensi ini digunakan untuk mendukung Windows versi lama yang masih menggunakan ekstensi 3 huruf di belakang sebuah file.
Apa yang kita lakukan disini adalah menjalankan file HTML dari komputer lokal. Perhatikan bagian alamat pada web browser, diawali dengan “file:///” lalu diikuti dengan alamat file HTML yang disimpan dalam komputer, misalnya: “D:/BelajarHTML/hello.html“. Artinya, kita tidak mesti online untuk membuat dan menjalankan file HTML.
Setelah mempelajari cara menjalankan file HTML dari komputer lokal, Pada tutorial selanjutnya, kita akan mulai mempelajari kode-kode HTML, yakni Pengertian tag, elemen, dan atribut dalam HTML.

0 komentar:

Memilih Aplikasi Editor HTML (Notepad++)

 Memilih Aplikasi Editor HTML (Notepad++)

Setelah web browser berhasil diinstal, untuk membuat kode HTML, kita membutuhkan sebuah aplikasi text editor. Dalam tutorial HTML kali ini kita akan membahas tentang cara memilih aplikasi text editor yang sesuai, salah satunya adalah Notepad++.

Memilih Aplikasi Editor HTML

Memilih sebuah aplikasi editor HTML tidaklah terlalu sulit. Aplikasi editor HTML digunakan untuk mempermudah kita membuat kode HTML. HTML sendiri pada dasarnya hanya text biasa yang ditulis dalam kode-kode khusus. Web Browser-lah yang akan menerjemahkan kode HTML ini menjadi sebuah tampilan halaman web.
Untuk membuat kode HTML maupun halaman web sederhana, kita tidak perlu menggunakan aplikasi yang besar dan berat. Aplikasi Notepad bawaan Windows sudah cukup untuk membuat kode HTML. Namun untuk tutorial belajar HTML ini saya akan menggunakan aplikasi Notepad++.
Aplikasi Notepad++ bisa di download secara gratis dari http://notepad-plus-plus.org/download/ dimana pada saat tutorial ini diupdate pada Agustus 2016, versi terakhir adalah 6.9.2, berukuran sekitar 4MB. Notepad++ merupakan aplikasi editor text gratis ringan namun memiliki banyak fitur. Salah satunya adalah fitur pewarnaan code (syntax highlighting). Fitur ini akan memudahkan penulisan HTML.
Pilihan bahasa HTML di Notepad++

Bagaimana dengan Adobe Dreamweaver?

Aplikasi Adobe Dreamweaver merupakan aplikasi web editor yang paling populer. Dreamweaver menyediakan fitur melimpah untuk sekedar membuat halaman web dengan kode HTML. Dreamwever tidak hanya sebuah text editor untuk HTML saja, namun juga untuk berbagai bahasa pemograman web lainnya.
Dibalik keunggulannya, menurut saya Dreamweaver tidak cocok untuk proses belajar. Aplikasi ini cenderung ‘berat’ dan berharga jutaan rupiah untuk versi legalnya. Sekarang hanya bisa didapat dengan cara berlangganan setiap bulan. Dreamweaver lebih cocok digunakan jika anda telah memahami kode-kode program yang ada dibaliknya (dan mampu membeli versi originalnya).
Tetapi apapun text editor yang digunakan, hal ini tidak menjadi masalah. Karena selama text editor itu dapat menulis dan menyimpan text, aplikasi tersebut sudah lebih dari cukup sebagai editor HTML.

0 komentar:

Mengenal Fungsi Web Browser

 Mengenal Fungsi Web Browser

Setelah mempelajari Pengertian HTML dalam tutorial sebelumnya. Pada tutorial belajar HTML kali ini kita akan mengenal fungsi dari web browser, pengertian web browser dan kaitannya dengan standar HTML oleh W3C.

Pengertian Web Browser

Web Browser (atau biasa disebut browser) adalah sebuah software aplikasi untuk menerima,  menampilkan, dan menerjemahkan informasi dari world wide web (wikipedia). Dan salah satu informasi itu dibuat dalam format HTML.
Kode HTML yang kita buat akan diterjemahkan oleh web browser agar tampil seperti yang dirancang. Pada dasarnya seluruh web browser dapat menampilkan kode HTML sama baiknya, namun jika sudah berbicara mengenai desain halaman, tiap-tiap browser memiliki beberapa perbedaan.
HTML dirancang dan diatur oleh sebuah badan standarisasi dunia yang khusus menangani web, yaitu W3C (World Wide Web Consortium). Hal ini dikarenakan tiap-tiap program web browser menerjemahkan kode-kode HTML secara berbeda-beda, sehingga di perlukan sebuah standar yang sama untuk seluruh browser.
Namun pada penerapannya, standar ini hanya merupakan rekomendasi. Beberapa web browser membuat aturannya sendiri.
Salah satu yang terkenal adalah Internet Explorer pada sekitar tahun 2000-an. Hampir 90% web browser yang digunakan saat itu adalah Internet Explorer, dan IE tidak sepenuhnya mengikuti rekomendasi W3C. Sedangkan web browser Opera yang mencoba menerapkan standar W3C tidak terlalu populer. Perbedaan aturan penerjemahan HTML di antara web browser inilah yang terus menjadi tantangan bagi programmer web.
Sekarang Internet Explorer tidak lagi sekuat dulu. Web Browser Mozilla Firefox dan Google Chrome telah menguasai lebih dari 50%, dan IE juga telah berusaha menerapkan standar W3C.

Fungsi Web Browser

Untuk mempelajari HTML, web browser adalah perangkat utama yang kita butuhkan. Ibarat bahasa pemograman lainnya, Web Browser adalah compiler dan intrepreter HTML. Anda bebas menggunakan web browser yang disukai, namun dalam tutorial Belajar HTML ini saya akan menggunakan Mozilla Firefox.
Untuk mendapatkan versi terbaru dari web browser populer saat ini, salahkan klik tombol dibawah:
Mozilla Firefox
Google Chrome
Opera
Apple Safari
Internet Explorer

Selain web browser, aplikasi lain yang kita butuhkan untuk mempelajari HTML adalah sebuah text editor

0 komentar:

Pengertian HTML

Pengertian HTML

HTML adalah singkatan dari Hypertext Markup Language. Disebut hypertext karena di dalam HTML sebuah text biasa dapat berfungsi lain, kita dapat membuatnya menjadi link yang dapat berpindah dari satu halaman ke halaman lainnya hanya dengan meng-klik text tersebut. Kemampuan text inilah yang dinamakan hypertext, walaupun pada implementasinya nanti tidak hanya text yang dapat dijadikan link.
Disebut Markup Language karena bahasa HTML menggunakan tanda (mark), untuk menandai bagian-bagian dari text. Misalnya, text yang berada di antara tanda tertentu akan menjadi tebal, dan jika berada di antara tanda lainnya akan tampak besar. Tanda ini di kenal sebagai HTML tag.
Jika anda ingin melihat bagaimana sebenarnya HTML, silahkan klik kanan halaman ini, lalu pilih View Page Source (di Browser Mozilla Firefox atau Google Chrome). Akan tampil sebuah halaman baru yang merupakan kode HTML dari halaman ini.

Cara Melihat Source Code HTML
HTML merupakan bahasa dasar pembuatan web. Disebut dasar karena dalam membuat web, jika hanya menggunakan HTML tampilan web terasa hambar. Terdapat banyak bahasa pemograman web yang ditujukan untuk memanipulasi kode HTML, seperti JavaScript dan PHP. Akan tetapi sebelum anda belajar JavaScript maupun PHP, memahami HTML merupakan hal yang paling awal.
HTML bukanlah bahasa pemograman (programming language), tetapi bahasa markup (markup language), hal ini terdengar sedikit aneh, tapi jika anda telah mengenal bahasa pemograman lain, dalam HTML tidak akan ditemukan struktur yang biasa di temukan dalam bahasa pemograman seperti IF, LOOP, maupun variabel. HTML hanya sebuah bahasa struktur yang fungsinya untuk menandai bagian-bagian dari sebuah halaman.
Selain HTML, dikenal juga xHTML yang merupakan singkatan dari eXtensible Hypertext Markup Language. xHTML merupakan versi lama dari HTML (sebelum era HTML5 seperti saat ini). xHTML menggunakan aturan penulisan yang lebih ketat. Jika anda menemukan artikel yang membahas xHTML, bisa disamakan dengan HTML, karena perbedaannya tidak terlalu banyak.

File HTML harus dijalankan dari aplikasi web browser. Dalam tutorial belajar HTML dasar selanjutnya,

0 komentar:

Tutorial Belajar HTML Dasar Untuk Pemula

Tutorial Belajar HTML Dasar Untuk Pemula

HTML atau Hypertext Markup Language adalah dasar dari semua halaman web di internet. Jika anda ingin mempelajari cara membuat website, maka Tutorial Belajar HTML Dasar Untuk Pemula di duniailkom ini adalah langkah pertama anda.

Duniailkom telah mempersiapkan 15 tutorial HTML dasar yang ditujukan untuk pemula yang ingin mempelajari HTML dari awal. Dalam tutorial ini kita akan mempelajari tentang pengertian HTML, cara membuat file HTML, berkenalan dengan tag dan atribut HTML, hingga membahas tag-tag penting HTML, seperti tag <a>, tag <img>, <table>, dan tag <form> HTML.
Dalam mempelajari HTML, harap diingat bahwa HTML dirancang untuk membuat struktur dasar dari halaman web. Jika anda ingin merubah tampilan dari sebuah tag, misalnya ingin membuat background paragraf berwarna merah, atau ingin memberi efek bayangan pada gambar, sebaiknya menggunakan CSS, bukan langsung dari HTML.
Tutorial ini ditujukan sebagai tutorial singkat untuk membuat halaman web sederhana dengan cepat.
Pembahasan mendalam untuk topik topik yang lebih lengkap akan dipisahkan ke dalam Tutorial HTML Lanjutan, seperti Cara membuat menggunakan tabel, cara menformat text, cara membuat form, serta pembahasan khusus mengenai perkembangan terbaru dari HTML, yakni HTML5.

0 komentar:

know your browser funcionality



After studying the definition of HTML in the previous tutorial. At this time learning HTML tutorial we will get to know the function of the web browser, web browser and a sense of connection with the W3C HTML standards.
Understanding Web Browser

Web Browser (or so-called browser) is a software application to receive, display, and interpret information from the World Wide Web (wikipedia). And one of information that is created in HTML format.

HTML code that we make will be translated by the web browser in order to perform as designed. Basically the entire web browsers can display HTML code as good, but when you talk about the design of the page, each browser has a few differences.

HTML was designed and governed by an international standard organization that specialized in web, the W3C (World Wide Web Consortium). This is because each program web browser translates HTML codes are different, so in need of a similar standard to the entire browser.
But in practice, this standard is only a recommendation. Some web browsers make their own rules.

The famous one is Internet Explorer circa 2000s. Almost 90% of web browsers are used when it is Internet Explorer, and IE does not completely follow the W3C recommendation. While the Opera web browser is trying to implement W3C standards are not too popular. HTML translation differences between the rules of the web browser is what continues to be a challenge for a web programmer.

Now Internet Explorer is no longer as strong as ever. Web Browser Mozilla Firefox and Google Chrome has mastered more than 50%, and IE has also been trying to implement W3C standards.
Function Web Browser

To learn HTML, the web browser is the ultimate device that we need. Like the other programming languages, Web Browser is a compiler and HTML intrepreter. You are free to use a web browser like, but in Learning HTML tutorial I will use Mozilla Firefox.
Besides web browsers, the other applications we need to learn HTML is a text editor, for a discussion of this text HTML editor will be discussed in the next tutorial: Choose HTML Editor Application.

0 komentar:

Understanding HTML



If you want to learn how to create a website, the first step is to learn HTML. HTML is the basis of all the web pages that we see on the Internet. But, what exactly is HTML? in the first Learning Basic HTML tutorial we will discuss the definition of HTML.
understanding HTML

HTML stands for Hypertext Markup Language. Known in the HTML hypertext as a regular text can serve others, we can make it a link that can move from one page to another simply by clicking on the text. The ability of this text, called hypertext, although its implementation will not just text that can be used as a link.

Known as the language HTML Markup Language uses sign (mark), to mark portions of text. For example, text that is in between a particular sign will be thick, and if it is between other marks will look great. This sign is known as HTML tags.

If you want to see how the actual HTML, please right click this page, and select View Page Source (in Mozilla Firefox or Google Chrome). Will perform a new page which is the HTML code of this page
HTML is the basic language of web creation. Called the base because in making the web, if you only use HTML web display tasted bland. There are many web programming language intended to manipulate HTML code, such as JavaScript and PHP. But before you learn JavaScript and PHP, HTML understanding is the earliest.

HTML is not a programming language (programming language), but the markup language (markup language), this sounds a little strange, but if you have some familiarity with other programming, in HTML will not be found structures commonly found in programming languages ​​such as IF, LOOP, and variable. HTML language is only a structure whose function is to mark parts of a page.

In addition to HTML, xHTML also known which stands for eXtensible Hypertext Markup Language. xHTML an old version of HTML (before the era of HTML5 as it is today). xHTML use more stringent rules of writing. If you find an article that discusses xHTML, HTML can be equated with, because the difference is not too much.

HTML file should be run from a web browser application. In the tutorial to learn basic HTML next, we will discuss about the Web Browser function.

0 komentar:

learn HTML basics for beginners



HTML, or Hypertext Markup Language is the basis of all web pages on the internet. If you want to learn how to create a website, then Tutorials Learn HTML Basics For Beginners

In this tutorial we will learn about the understanding of HTML, how to create an HTML file, get acquainted with HTML tags and attributes, to discuss important HTML tags, such as <a> tag, the <img>, <table>, and <form> HTML.

In studying HTML, please keep in mind that HTML was designed to create the basic structure of the web page. If you want to change the look of a tag, for example, want to make the background red paragraph, or want to give a shadow effect on the image, you should use CSS and not directly from the HTML.

This tutorial is intended as a brief tutorial to create a simple web page quickly.
Depth discussion on topics more complete will be separated into HTML Advanced Tutorial, such as How to make use of a table, how to format the text, how to create a form, as well as the specific discussion on the latest developments of HTML, the HTML5

0 komentar:

Copyright © 2013 coremedia